Touring Kuliner : Mie Ongklok Wonosobo

Pagi… sedulur semua….

Coba membahas aktivitas baru yang mengasyikkan yaitu “Touring Kuliner”.

Kuliner kali ini adalah salah satu makanan khas kotaWonosobo terutama di daerah Longkrang yaitu “MIE ONGKLOK”.

Papan namanya pasti latar belakangnya kuning....

Kesempatan mencoba mie ongklok terjadi kemaren ketika bersama brader ( Mas hadi, Pak Camat, dan Moxo )dari KOBOYS Silaturahmi ke Banyumas..

Berhubung memang niat kita sambil nyantai maka perjalanan pulang dari Banyumas kita tempuh melalui Purbolingga – Banjarnegara – Wonosobo… atau tidak melalui jalan biasanya yaitu lewat kebumen.

Lha…. Di wonosobo inilah kita ingin membuktikan bagaimana lezatnya Mie ongklok seperti halnya di ceritakanoleh salah satu sobat yaitu Mas Bro Agunk Ae..

Pertama masuk warung… mau makan Mie, lho ko ditawarin juga Sate kambing…?

Ternyata setelah dihidangkan, Kesimpulan yang dapat saya ambil Mie Ongklok itu merupakan perpaduan antara Mie Ayam dengan Sate Kambing yang kuahnya yang berupa kuah bumbu kacang ada yang dicampurkan ke dalam Mie ayam sehingga Kuah Mie ayam menjadi lebih kental… tetapi hanya bedanya mungkin yaitu pada kacang yang dipake dihaluskan sangat halus atau mungkin digiling hingga halus…

4 porsi..... plus sate kambing dan ulekan cabe....

Wuih… bener-bener… suatu inovasi yang bagus setelah yang saya tahu ada perkawinan antara Bakso dan Ketupat menjadi bakso kupat, ternyata ada juga perkawinan antara Mie Ayam dan Sate Kambing menjadi Mie Ongklok ini… :mrgreen:

Belum lagi… gorengannyatempegoreng mendoan dan geblek yang berbeda dengan adat biasanya yang sering dimakan… pokok e mak nyus dah….

Yang pasti perlu di coba… recommended… lha wong warungnya aja rame… berartikan emang enak… hehehehe…

Ooo… iya… soal harga… ng mahal banget ko… lha wong kita pesen 4 porsi plus sate kambing 10 tusuk serta minuman 4 gelas dan juga gorengan kira-kira 8 biji, cuma habis 48 ribu… lha satu orangnya ng nyampe 15 ribu to…

Pokok e…. Top Markotop

Mie Ongklong dapat juga ditemui di Sini

Iklan

35 Tanggapan so far »

  1. 1

    satrio said,

    itulah wonosobo….. ada kebanggaan ma kampung halaman…..

  2. 3

    wah kelihatan matap banget (kapan-kapan njajal :mrgreen: )

  3. 4

    hadiyanta said,

    kapan mrono meneh

  4. 5

    dany :) said,

    Dadi luwe.. 🙂

  5. 6

    yahonsuwakanja said,

    cirikas lainnya penggunaan kobis bro…
    dan wong wonosobo bilangnya tempe kemul bukan mendoan lho…

  6. 8

    slamets said,

    jadi kangen wonosobo

  7. 9

    one08 said,

    kapan ke sana lagi? :mrgreen:

  8. 10

    bejo said,

    doto sokaraja juga pakai kuah sambel kacang enak lho!

  9. 11

    bejo said,

    soto sokaraja juga pakai kuah sambel kacang enak lho!

  10. 12

    ipanase said,

    maem sekkkkkkkkkkk

  11. 13

    hadip said,

    aku jadi kangen berat wonosobo mas kota kelahiranku tapi ga pernah tinggal disana dari kecil he…dah 5 taon aq ga kesana, saya tambai mas kuah mie ongklok tuh kalo ga salah kuahnya dari sagu. eh, dah nyoba tongsengnya? dah nyoba wedang rondenya? nasi ramesnya? gudegnya? soto ayamnya juga mantep mas yg di jalan a yani deket petra hotel… 😀

  12. 14

    hadiyanta said,

    kapan2 baleni meneh

  13. 15

    vIP said,

    nyem.. nyem..
    coba aaaaah 🙂

  14. 16

    SkyrideR said,

    siap berburu lagi…… 🙂

  15. 18

    wahhhhhhhhhhhh enakkkk nihhh kayaknyaaaa,…. sala, kenal mas brooo

  16. 19

    […] sekitaran alun-alun wonosobo, inget sama mie ongklok postingan oom maticloover. Ada yang legendaris loh (nyahahah […]

  17. 20

    dwi said,

    Kenapa disebut mie ongklok?karena cara mbuatnya dg cara diongklok-ongklok..ongklok means kocok naik turun..mie,kucai,kubis direndam air mendidih dan ditiriskan dgn cr diongklok2..
    aku py langganan penjual keliling,dan hebatnya pas lebaran kemarin dia nanya ke ortu kalo aku pulang kampung atau tidak..padahal mudik setahun skali loh!!

  18. 21

    toni_inot said,

    enakan Mie ongklok yang alamatnya di jl. A yani No; 1, Wonosobo.

  19. 23

    dhuwurs said,

    wah inuk tenan kayane,, nyum nyum..

  20. 25

    uungferi said,

    josssss mie ongklok

  21. 26

    […] membandingkan pengalaman Azizy dan juga Pak Guru Andhi Suranto, tampak menggiurkan dan murah. Namun yang ini kok beda, baik rasa, bentuk (sesuai deskripsi) dan […]

  22. 27

    ipanase said,

    enyakkkkkkkkkkkkkk enakkkkkkkkkkkk

  23. 30

    kudalumping said,

    wahh,, dadi kangen sobo nyong,,, wkwkkwk
    Biasane satene malah ada 3 pilihan om,, ayam, kambing, sapi,,, (aq kok seringe ntuk sate sapi yak?),,, malah kadang ada yang nyediain sate kelinci,,,,,
    Longkrang serng lewat api ga pernah nyoba,, seringe malah sipinggir jalane, or malah di daerah jalan mau ke banjar, sebelum bunderan opo iku,,, ga reti, kalo dari banjar sesudah bunderane seblah kanan jalan sayange nak udah kesorean abis,,,,

  24. 32

    nunoo said,

    saya jg pernah makan ni mie pas ke dieng taun lalu masbro..
    dan nyesel banget euyy…

    nyesel gak nambah! uenak banget 😀
    apalagi ditemenin gorengan + sate nya, ajibb 😀

    salam kenal 😀
    http://nunoo.wordpress.com/

  25. 34

    laik thiss very much! 😀

  26. 35

    Nanang Himawan said,

    enak.. enak…
    Ini lo manfaat rokok.. bagi perokok wajib baca..
    http://nananghimawan.wordpress.com/2012/02/01/ini-lho-manfaat-rokok-ngimpi/


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: